July 24, 2020

Ole Gunnar Solskjaer: Wajib Serang Leicester City Dan Bermain Dominan!

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berjanji untuk menyajikan sepakbola menyerang dan dominan saat menghadapi Leicester City, dalam pertandingan pemungkas Liga Primer Inggris 2019/20 akhir pekan ini.

Setan Merah akan bertandang ke markas The Foxes, King Power Stadium, Minggu (26/7), dalam partai yang akan sangat menentukan posisi akhir kedua tim di zona Liga Champions.

Saat ini, United duduk di posisi ketiga klasemen dengan 63 poin, hanya unggul selisih gol dari Chelsea di posisi keempat dan unggul satu gol dari Leicester di peringkat kelima. Kemenangan akan sangat krusial bagi ketiga tim tersebut untuk mengamankan empat besar.

Bagi United, hasil seri sebetulnya sudah cukup untuk menyegel posisi di zona Liga Champions. Namun, Solskjaer menegaskan timnya tetap akan menargetkan tiga poin dan siap bermain atraktif.

“Kami menatap laga ini. Kami berada di posisi yang bagus untuk mengamankan sepakbola Liga Champions musim depan,” kata Solkjaer dalam jumpa pers, Jumat (24/7).

“Kami tidak boleh fokus untuk mengejar hasil seri, kami harus bisa bermain dalam performa level tertinggi dan meraih kemenangan.”

“Kami ingin mendominasi pertandingan. Kami ingin bermain menyerang melawan Leicester, mengalahkan mereka, memenangkan pertandingan.”

United gagal menang dalam dua laga terakhir, setelah disingkirkan Chelsea 3-1 di semi-final Piala FA dan berlanjut dengan hasil seri mengecewakan 1-1 melawan West Ham tengah pekan lalu.

Marcus Rashford dkk. berpotensi mengalami kelelahan saat melawan Leicester, yang punya waktu istirahat lebih banyak. Meski begitu, Solskjaer tidak ingin mencari-cari alasan terkait performa timnya belakangan ini.

“Saya rasa, level percaya diri tim masih tinggi. Kami dalam kondisi bagus untuk menghadapi laga terakhir musim. Di laga seperti ini, Anda akan melihat para pemain mengalami rasa sakit dan capek. Itu normal,” sambung Solskjaer.

“Meski musim ini melelahkan, kami masih punya cukup tenaga untuk bermain 90 menit. Kami harus bisa mengejar target kami, meraih poin, bekerja keras seperti yang sudah kami lakukan sejak restart sehingga bisa berada di posisi seperti sekarang,” pungkasnya.